Oleh: macandunia | 16 52008pUTC12bUTCFri, 12 Dec 2008 07:37:26 +0000 2008

Menjadi Pedagang Muslim Yang Membawa Barokah

Menjadi Pedagang Muslim Yang Membawa Barokah

Oleh: Yudi Hermawan, S.Psi

 

“Sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang bersyarikat (berbisnis) itu sebagian dari mereka berbuat zalim kepada sebagian yang lain, kecuali orang beriman dan mengerjakan amal sholeh, dan amal sedikit mereka itu (QS Shaad 38:24)”

  

Nabi bersabda “Berdaganglah kamu, sebab lebih dari sepuluh bagian kehidupan, sembilan diantaranya dihasilkan dari berdagang.” Perdagangan memang memiliki kedudukan lebih tinggi dibanding industri, pertanian, dan jasa. Perdagangan telah banyak menghatarkan orang menjadi  kaya raya dan menghantarkan suatu bangsa untuk dapat menguasai belahan dunia.

 

Dalam persepsi islam seorang pedagang haruslah memiliki modal dasar diantaranya :

1.      Bertanggungjawab, seseorang pedagang idealnya mampu menunaikan kewajibannya dan bertanggung jawab tidak hanya pada sesasama, tapi juga kepada Allah SWT. Allah berfirman :”…..Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahan) didunia…” (QS At-Takatsur 102 : 8).

2.      Mandiri, Seorang pedagang idealnya hendaknya tidak menggantungkan nasibnya pada belas kasihan orang lain selain pada kemandiriannya dalam bekerja. Allah  SWT berfirman:”…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sehingga kaum itu mengubah keadaannya sendiri….” (QS Al-Ra’d 13 : 11)

3.      Kreatif , Seorang pedagang idealnya tidak pernah kehabisan akal dalam mengarungi kehidupan ini. Terutama dalam menghadapi pesaing bisnisnya. Kegagalan dalam suatu usaha akan memacu kreatifitas berkarya dalam bentuk dan cara yang lain. Allah berfirman : ”…..maka menyebarlah kamu sekalian dimuka bumi dan carilah keutamaan Allah….” (QS Al-Jumu’ah 62: 10).

4.      Mampu mengambil pelajaran dari pengalaman, seorang pedagang idealnya selalu menjadikan kegagalan maupun kesuksesan yang telah diperolehnya sebagai guru yang paling baik. Hal ini memberikan pembelajaran untuk mengambil langkah dan strategi yang tepat dimasa yang akan datang.

5.      Selalu optimis dan tidak pernah putus asa, seorang pedagang idealnya selalu memiliki sikap optimisme, sehingga muncul dalam dirinya kesungguhan tekad dalam berusaha dan akan menjadi pendorong disaat menemui kegagalan. Allah SWT berfirman: ”dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah selain orang-orang kafir.” (QS Yusuf 12 : 87)

6.      Jujur dan dapat dipercaya, seorang pedagang idealnya selalu mengutamakan sikap jujur dan dapat dipercaya. Karena hal inilah yang akan jadi penentu seseorang sukses dalam memperoleh kebahagiaan.

7.      Sabar dan tidak panik, seorang pedagang idealnya selalu sabar dan tidak panik manakala menemui kegagalan, melainkan ia selalu yakin dan percaya akan pertolongan Allah yang maha pengasih dan penyayang.

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: