Oleh: macandunia | 16 72008pUTC11bUTCSun, 09 Nov 2008 08:25:50 +0000 2008

Kekuatan Aqidah Penentu Keberhasilan Pembangunan Peradaban Dunia

 

Kekuatan Aqidah Penentu Keberhasilan Pembangunan Peradaban Dunia

(Oleh : Yudi Hermawan, S.Psi )

(Ketua MPP Gemilang)

 

Dialah yang mengutus Rasulnya dengan membawa petunjuk agama yang benar, agar dia memenangkannya diatas agama-agama lain, sekalipun orang musyrik tidak suka. ( QS.Ash-Shaff (61), 9 )

Maka berpegang teguhlah kepada wahyu yang diturunkan kepadamu. sesungguhnnya kamu berada dijalan yang lurus. (Az-Zukhruf : 43)

 

Islam sebagai sistem kehidupan yang syamil, kamil & mutakamil (Sempurna dan paripurna) dengan dilandasi aqidah yang salim (Selamat) pada akhirnya membentuk sebuah masyarakat utama. Maka tugas masyarakat yang pertama adalah memelihara aqidah, menjaga dan memperkuat serta memancarkan sinarnya keseluruh penjuru dunia. Bagaimana islam sebagai sebuah sistem dan landasan aqidah yang kuat menghadapi persoalan kontemporer dan bagaimana pula islam memandang hal al-fundamental pada sisi ruang, waktu dan aktivitas kehidupan manusia ? islam sebagai manhaj (jalan/metodologi) memiliki banyak keunggulan yaitu :

  1. Kebenaran manhaj islam telah teruji dan sejarah telah menjadi saksi atas keunggulannya .

  2. Manhaj islam telah berhasil mencetak umat paling kuat, paling utama, paling sarat kasih sayang, dan paling diberkati diantara bangsa-bangsa yang ada.

  3. Dengan kesucian manhaj islam telah berhasil mencetak umat islam dan telah bersemayamnya manhaj ini dalam dada manusia, menjadikannya mudah diterima semua kalangan, mudah dipahami, dan mudah diikuti pesan-pesannya. Apalagi islam juga membenarkan bahkan menanamkan kebanggaan berbangsa dan memberikan bimbingan kepada manusia untuk mencintai tanah airnya. Mengapa demikian ? karena kita harus membangun kehidupan ini diatas nilai-nilai kehidupan kita sendiri, tanpa perlu mengambil milik orang lain. Dan pada yang demikian itulah kita dapatkan hakikat kemerdekaan sosial dan kemuliaan hidup setelah kemerdekaan secara politik.

  4. Berjalan diatas jalan ini berarti mengokohkan persatuan arab secara khusus, dan persatuan islam secara umum. Dunia islam dengan segenap jiwanya telah memberikan kepada kita kepekaan perasaan, kelemah lembutan, dan dukungan, sehingga kita menyaksikan sebuah jalinan yang demikian kuat antara kita dengan islam, yang keduanya saling memberi dukungan dan saling menghormati. Pada yang demikian itu ada sebuah keberuntungan (peradaban ) yang besar, yang tidak mungkin diingkari oleh siapapun.

  5. Manhaj islam adalah manhaj yang sempurna dan menyeluruh. Ia memuat sistem paling utama untuk memandu kehidupan umat secara umum, baik kehidupan lahiriah maupun batiniah. Inilah keistimewaan islam apabila dibandingkan dengan ajaran lain, dimana ia islam meletakkan undang-undang kehidupan umat ini diatas dua pondasi pokok : mengambil yang maslahat dan menjauhi yang madharat.

 

Di dunia ini tidak ada ideologi yang dapat memberikan apa-apa yang dibutuhkan umat yang sedang bangkit, menyangkut perundang-undangan, kaidah-kaidah hukum maupun kelemah lembutan perasaan dan kepekaan moral sebagaimana yang diberikan oleh islam. Al-Qur’an Al karim sarat dengan berbagai gambaran tentang aspek-aspek tersebut. Guna memperjelas pengertian, ia menyajikan gambaran umum pada suatu sisi dan memberikan gambaran-gambaran yang secara rinci disisi yang lain. Al-Qur’an juga menawarkan penyelesaian terhadap berbagai persoalan dengan jelas dan rinci, sehingga bangsa manapun yang mau mengambilnya sebagai landasan hidup, niscaya akan memperoleh apa yang di inginkannya.

 

Umat yang tengah bangkit membutuhkan cita–cita yang luhur untuk mewujudkannya. Al Quran sendiri telah menyodorkan suatu jawaban untuk memenuhi tuntutan cita-cita untuk membangun suatu tata dunia baru yang lebih beradab. Bagaimana dizaman jahiliyah yang gelap gulita bisa diubah oleh Aqidah dan Akhlak islam menjadi terang-benerang. Islam juga membebaskan kebodohan umat waktu itu (Kaum Quraish) yang suka menyembah berhala (benda mati) menjadi taat dan tunduk hanya kepada dzat yang maha pencipta dan maha tinggi (Allah).

 

Kalau lihat kembali sejarah bagaimana di zaman pertengahan, dimana hegemoni gereja sangat kuat dieropa dan bangsa barat pada umumnya. Cukup banyak ilmuwan-ilmuwan yang dibunuh karena menolak/menentang apa yang disampaikan oleh dewan gereja. Sehingga pada waktu itu Eropa khususnya & barat pada umunya tampak gelap gulita, karena penelitian – penelitian sempat terhenti karena ulah gereja. Banyak kalangan pemikir-pemikir muda protes, dan menentang sikap gereja waktu itu. Gerakan para pemikir-pemikir muda ini menumbuhkan semangat baru dieropa untuk mengejar ketinggalannya. Di berbagai tempat penelitian-penelitian mulai dikembangkan kembali dan mulai meyurutkan hegemoni gereja yang otoriter tersebut. Pada akhirnya muncullah masa baru/masa kebangkitan eropa. Masa itu dikenal dengan nama masa Renaisance. Kebanyakan pemikir-pemikir muda yang mencetus lahirnya masa Renaisance itu adalah alumni dari universitas Andalusia yang notabennya islam.

 

Dari sejarah diatas terbukti bahwa sebenarnya peradaban islam sangat tinggi dan cocok untuk semua kalangan. Sudah sewajarnya kalau umat didunia ini beraqidah dan beraklak yang islami untuk meninggikan peradabannya. Di eropa akhir-akhir ini nampaknya islam mulai bangkit, setelah terjadinya peristiwa 17 September di Amerika Serikat. Orang eropa sudah bosan dengan tipu daya nasrani dan yahudi. Kebanyakkan mereka mengakui akan kebenaran islam dan banyak sekali yang masuk islam. Harapan kedepan islam dieropa bisa memancarkan cahayanya seperti zaman Andalusia (Spanyol sekarang).

 

Oleh karena itu, mari kita tegakkan kembali Aqidah & akhlak islami untuk memuliakan islam dan peradaban dunia yang mulai mengalami kemunduran. Sudah saatnya islam dijadikan solusi untuk menghadapi berbagai masalah yang ada. Sehingga peradaban dunia bisa ditinggikan kembali seperti zaman Khilafah Islamiyah. Untuk itu berlomba – lombalah menegakkan kembali aqidah dan akhlak islam, menuju dunia baru yang lebih beradab.

 

Maka bertawakallah kepada Allah, sesungguhnya engkau dalam kebenaran yang nyata. (An-Naml : 79)

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (Ar-rad : 11)

 

 

Biarlah anak adam berkreasi untuk mewujudkan cita-cita untuk menuju suatu tatanan dunia baru yang islami dan berperadaban tinggi. Melalui tulisan ini penulis berusaha memberikan wacana tentang pentingnya membangun kembali peradaban dunia yang sedang mengalami kemunduran dan menentang segala rekayasa barat, yang berusaha menghancurkan budaya & peradaban islam.”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: